Dikala
kita mengalami suatu keadaan yang membuat kita mengeluarkan air mata dengan
kemarahan yang tidak terarah, dikala itu kita mancaci maki apa saja, termasuk
diri kita sendiri.
Disaat
kita merasakan kehilangan semuanya, kita tidak bisa merasakan kenyataan bahwa
kita itu tidak sendiri, mungkin kita merasakan perasaan yang sangat
prustasi bahwa kehidupan kita inilah yang paling sengsara dan melarat.
Disaat
kita kesepian didalam kesunyian, kita merasakan bahwa kita lah yang paling
miskin akan hal cinta dan kasih sayang, tidak ada satupun orang yang bisa
mengerti akan keadaan kita, dan akhirnya mengambil kesimpulan bahwa kehidupan
kita itul tidak ada gunanya.
masih
banyak lagi keadaan yang mungkin kita sendiri yang merasakannya atau sahabat,
teman, saudara kita diluar sana, yang lansung mengklam, bahwa kehidupan ini
tidak ada guna nya, padahal yang sering kita dengar bahwa kehidupan ini adalah Kehendak.
Begitu
juga dengan kehidupan kita sekarang,
semakin majunya dunia ini dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi malah kebanyak
kita jadi lupa akan arti kehidupan yang hakiki, semakin canggihnya dunia ini
semakin lemah kita akan tantangan kehidupan, bahkan kita tidak lagi tahu
bagaimana kita menikmati kehidupan ini.
apakah
kita pernah mencari kebenaran, kebenaran yang bisa membuat kita puas dengan
jawabannya, malah kita tambah bingung dengan penjelasanya, mungkin ini bukan Mutlak
kesalah kita sendiri tapi kita juga harus bisa mencari jawaban itu sendiri.
Yang
menjadi pertanyaan disini kebenaran seperti apa yang kita cari, walaupun kebenaran
yang kita tenui tapi tidak semua orang bisa menerimanya,..
mungkinkan Kebenaran yang Hakiki itu pasti ada ? dan sekarang dimana kebenaran itu, yang bisa menjawab keluh kesah kehidupan dan keresahan Hati ini...?
n/b : mohon kritik dan saranya, thakn’s
mungkinkan Kebenaran yang Hakiki itu pasti ada ? dan sekarang dimana kebenaran itu, yang bisa menjawab keluh kesah kehidupan dan keresahan Hati ini...?
n/b : mohon kritik dan saranya, thakn’s